Pelayanan Luar Panti

 

A. Pengembangan Pelayanan

A. Unit Pelayanan Disabilitas (UPD)/ RBM

 

1. Penyuluhan Deteksi Dini Disabilitas

2. Penyuluhan Deteksi Dini Disabilitas

Bertujuan meminimalisir terjadinya disabilitas dengan melakukan penyuluhan ke berbagai tempat.  Selian itu, program ini juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk kenal lebih jauh tentang disabilitas dan mengerti apa yang bisa dilakukan oleh masyarakat kepada anak disabilitas agar tidak ada lagi stigma tentang anak disabilitas di masyarakat.

3. Familly Development Session (FDS)

Menekankan kepada hak-hak anak penyandang disabilitas yang harus diberikan oleh orangtua dengan tidak membedakan kepada anak lainnya di dalam keluarga. Kegiatan ini lebih banyak berdiskusi agar orangtua yang bisa lebih memahami  tentang anaknya.

4. Parenting Skill

Program yang dilakukan untuk memberikan informasi kepada orang tua atau keluarga anak disabilitas tentang pengasuhan yang baik untuk anak disabilitas.  Dalam program ini juga akan lebih banyak saling sharing tentang cara pengasuhan dan perawatan anak di rumah.  Sharing ini akan sangat berguna sekali untuk orangtua yang merasa “sendiri” dalam menanganani anak disabilitas. Karena ada beberapa kasus yang orang tua bingung apa yang harus dilakukan jika memiliki anak disabilitas. Saling bertukar informasi dalam penanganan anak disabilitas sangat penting dilakukan, karena sistem sumber yang terbatas dalam penanganan anak disabilitas membuat orang tua atau pun keluarga anak disabilitas sulit untuk mengakses layanan untuk anak disabilitas.

5. Pelatihan Terapi

6. Terapi anak (Fisio)

Program yang dilakukan untuk anak disabilitas. Terapi dilakukan oleh terapis profesional yang sambil melibatkan orangtua/keluarga anak disabilitas dalam kegiatan terapi tersebut,  agar nantinya orangtua/keluarga bisa melakukan gerakan-gerakan terapi di rumah dengan evaluasi dari terapis profesional.

7. Pemeriksaan Kesehatan

Program yang dijalankan bekerja sama dengan Puskesmas atau RSUD Setempat dengan bertujuan memeriksa kesehatan anak disabilitas secara rutin.

8. Konseling Disabilitas

Konseling terhadap permasalahan yang dihadapi oleh keluarga atau orangtua penyandang disabilitas. Konseling dilakukan oleh konselor profesional secara berkala terhadap orangtua anak disabilitas.

9. Publikasi dan Sosialiasi

Untuk mensosialisasikan tentang disabilitas kepada masyarakat luas agar masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan anak-anak disabilitas di wilayah sekitarnya.

B. Binaan Luar Panti

Yayasan Sayap Ibu Cabang Provinsi Banten berusaha untuk mencapai visi di mana setiap anak yang memiliki disabilitas mendapatkan akses layanan pendidikan yang berkualitas, dengan guru atau pendamping profesional dan terlatih.

Untuk mencapai visi di atas YSI-Banten pada saat ini antara lain mengelola “Pendidikan Khusus atau Pendidikan Luar Biasa”. Dasar yang menjadi tujuan adalah :

1. Untuk mengembangkan dan memperluas program pendidikan dan layanan pendukung untuk anak-anak disabilitas

2. Untuk memperluas dan meningkatkan keahlian para guru atau profesional lain, dari lintas keahlian dan keilmuan

3. Memastikan bahwa semua anak dengan disabilitas memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam layanan pendidikan

4. Memastikan bahwa semua anak disabilitas mampu menjadi pribadi yang mandiri di kemudian hari

Untuk menyelenggarakan pendidikan bagi penyandang disabilitas dibutuhkan tenaga-tenaga profesional dan berpengalaman di bidangnya, sehingga anak-anak disabilitas memiliki kehidupan yang berkualitas.

C. Usaha Ekonomi Produktif

Sebagai upaya rehabilitasi untuk anak-anak penyandang disabilitas, meningkatkan kemampuan motorik anak, mencegah mereka dari kondisi yang lebih buruk serta mempertahankan kondisi fisik anak, YSI-Banten memberikan pelayanan terapi, antar lain :

1. Fisioterapi, sebagai upaya untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi anak-anak disabilitas majemuk melalui aktivitas fisik, gerak dan komunikasi.

2. Terapi Wicara, membantu mengendalikan otot-otot mulut dan rahang, dan membantu meningkatkan komunikasi

3. Hidroterapi, adalah latihan rehabilitasi yang dilakukan di dalam air

4. Okupasi Terapi, untuk meningkatkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari-hari, produktivitas dan pemanfaatan waktu luang yang memungkinkan individu berperan serta dalam aktivitas keseharian.

D. Pembagian Nutrisi

Sebagai upaya rehabilitasi untuk anak-anak penyandang disabilitas, meningkatkan kemampuan motorik anak, mencegah mereka dari kondisi yang lebih buruk serta mempertahankan kondisi fisik anak, YSI-Banten memberikan pelayanan terapi, antar lain :

1. Fisioterapi, sebagai upaya untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi anak-anak disabilitas majemuk melalui aktivitas fisik, gerak dan komunikasi.

2. Terapi Wicara, membantu mengendalikan otot-otot mulut dan rahang, dan membantu meningkatkan komunikasi

3. Hidroterapi, adalah latihan rehabilitasi yang dilakukan di dalam air

4. Okupasi Terapi, untuk meningkatkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari-hari, produktivitas dan pemanfaatan waktu luang yang memungkinkan individu berperan serta dalam aktivitas keseharian.

ingin jadi volunteer!

Mari bergabung dengan kami